UNTAG Surabaya Canangkan Kurikulum Berwawasan Lingkungan Bagi Mahasiswa

 

Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby


Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya adakan kegiatan Policy Writing “Monitoring dan Evaluasi Penerapan Eco Campus UNTAG Surabaya”, Senin (14/1). Bertempat di Ruang Auditorium, Gedung A lantai 3 UNTAG Surabaya, kegiatan tersebut dihadiri oleh para stakeholders eco campus UNTAG Surabaya.

Selain untuk mengevaluasi program eco campus yang telah terlaksana, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk merumuskan naskah kebijakan yang mengatur mekanisme pengendalian dan pengawasan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas SDM dalam wawasan dan keterampilan pengelolaan lingkungan, penyediaan teknologi terapan dan teknologi maju untuk efisiensi dan efektifitas serta keteladanan dalam pengelolaan lingkungan yang baik dalam wilayah kampus.

Acara dimulai dengan pemaparan manajemen eco campus yang disampaikan oleh Levy King Fisher dari EQWIP-Hubs, Canada. Levy, sapaannya, merupakan lulusan dari salah satu universitas di Canada yang berhasil mengaplikasikan program eco campus. “Saya berasal dari Universitas Dalhaousie yang merupakan salah satu universitas ramah lingkungan di Kanada,” terangnya.

Ia kemudian membagikan program yang pernah diterapkan oleh kampusnya dalam menjalankan program Kampus Hijau. “Ada dua hal penting yang dilakukan. Yang pertama pentingnya memberikan target agar mampu terkontrol dengan baik. Yang kedua, pentingnya menentukan target yang spesifik, seperti target jangka pendek, jangka menengah hingga jangka panjang,” terangnya.

Kemudiandalam penentuan Policy Writing, UNTAG Surabaya tetapkan Goal Setting Eco Campus. Dalam target jangka pendek, UNTAG Surabaya persiapkan fakultas atau unit untuk mengikuti lomba Eco Campus yang diselenggarakan oleh Kota Surabaya dalam rangka menyambut peringatan Ulang Tahun Kota Surabaya. “Jadi untuk target jangka pendek, tahun 2019 ini, dipersiapkan salah satu fakultas atau unit ikut dalam program lomba Eco Campus dari Pemkot Surabaya,” ujar Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA., selaku Rektor UNTAG Surabaya. Selain itu, juga ada program lainnya seperti memperbanyak papan pengumuman mengenai eco campus, juga pengelolaan tanaman yang dibawa Mahasiswa Baru saat mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Untuk target jangka menengah dimulai dari tahun 2019 ini hingga 5 tahun kedepan. Sedangkan target jangka panjang, UNTAG Surabaya berencana untuk memasukkan kurikulum berwawasan lingkungan dalam proses belajar mengajar, hingga menggalakkan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan fokus program ramah lingkungan. “Jadi program eco campus kita ini landasan pemikirannya adalah not back to nature but forward nature, memodernisasi gaya hidup yang selaras dengan alam. Jadi memang butuh proses, yang penting bukan indikatornya melainkan proses untuk mencapai indikator tersebut,” ujar Dr. Ir. Rr. Retno Hastijanti, MT., salah satu tim Eco Campus UNTAG Surabaya.  (ua/aep)

 

www.untag-sby.ac.id

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UNTAG SURABAYA KEMBALI BERIKAN BEASISWA OSC